Senin, 06 Juni 2011

Sistem Perkaderan Persyarikatan

   Oleh : Muh Rifa'i
Ruang lingkup perkaderan Muhammadiyah mencakup seluruh proses dan kegiatan kaderisasi yang dilaksanakan oleh persyarikatan Muhammadiyah serta Unsur pembantu pimpinan, Ortom dan amal usaha yang berada di bawahnya bahkan oleh pribadi pimpinan dan warga Muhammadiyah  secara perorangan.  
 A.    Jenis Perkaderan
   *  Menurut formalitasnya :  
     # Perkaderan formal, yaitu perkaderan yang bersifat resmi yang direncanakan dan dilaksanakan oleh Persyarikatan Muhammadiyah sebagai kebutuhan dan hajat organisasi.
         Contoh : Baitul arqam, Latihan Instruktur, pelatihan Muballigh dll 

     # Perkaderan non formal, adalah perkaderan yang bersifat tidak remi ,namun secara esensial bertujuan melakukan kaderisasi.  
         Perkaderan keluarga, pengajian / kajian , silaturrahimm, MABIT  dll
    * Menurut materinya:
1.      Perkaderan Utama yaitu kaderisasi pokok yang dilaksanakan dalam bentuk pendidikan atau pelatihan untuk menyatukan visi dan pemahman nilai ideologis serta aksi gerakan dengan standar kurikulum yang baku. Adapun bentuknya adalah:
·         Darul Arqam yaitu bentuk kegiatan kaderisasi yang khas dan utama dalam SPM yang bertujuan untuk membentuk cara berfikir dan sikap yang sama tentang Muhammadiyah sebagai gerakan Islam dan dakwah amar ma'ruf munkar dan gerakan tajdid.
Kegiatan ini biasanya dilakukan oleh Pimpinan tingkat Pusat, Wilayah, Daerah dan Cabang.
·         Baitul Arqam  merupakan modifikasi dan penyederhanaan dari Darul Arqam.

2.      Perkaderan Fungsional  yaitu kaderisasi yang dilaksanakan dalam bentuk pendidikan atau pelatihan yang terstruktur ,namun tidak ditentukan standar kurikulumnya secara baku  disesuaikan dengan kebutuhan. Adapun bentuknya adalah:
·         Sekolah Kader ; Mu'allimin-mu'allimat, pondok pesantren, PTUM
·         Pelatihan Instruktur
·         Pelatihan Majelis ; Pelatihan Muballigh, falak, kewirausahaan, politik dll.
·         Pengajian Pimpinan
·         Pengajian Khusus
·         Pelatihan Tata Kelola Organisasi
·         Diklat ; pelatihan jurnalistik, ESQ, Outbond Training  
  
B.     Materi Perkaderan
·         Kelompok materi Keislaman ; Hakekat Islam, sejarah pembaharuan Islam
·         Kelompok materi kemuhammadiyahan ; Muqaddimah AD/ART, Faham agama dalam Muhammadiyah
·         Kelompok materi pengembangan wawasan dan ketrampilan (kapita selekta);
Keorganisasian,  manajemen organisasi, administrasi

C.     Metode  Perkaderan
·         Pembelajaran orang dewasa ( andragogy)
·         Partisipatoris-dialogis
·         Penanaman nilai dan penyadaran
·         Pengembangan kecerdasan
·         Pengembangan ketrampilan
·         Menyeimbangkan dimensi kognisi-afeksi-psycomotorik

D.    Pengorganisasian Perkaderan
·         Perencanaan
-    musyawarah  pimpinan
-    menyusun proposal dan pengadaan dana
-    mengkomunikasikan dengan pihak  yang bersangkutan
-    pembentukan Tim instruktur ( master of training, Imam  training, sekretaris dan anggota).
-    Identifikasi calon peserta
-    Menyusun jadwal dan rancangan pelatihan
-    Menyiapkan nara sumber
-    Menyiapkan perangkat pelatihan
-    Penyiapan administrasi, publikasi, akomodasi dll
·         Pelaksanaan
-    koordinasi antara SC, OC dan Tim Instruktur
-    pembukaan, orientasi, pengendalian acara
-    pengorganisasian Tim instruktur
-    evaluasi pelaksanaan; peserta, fasilitator, nara sumber,materi , jadwal acara, fasilitas, kepanitiaan
-    musyawarah kelulusan peserta
-    penutupan
·         Tindak Lanjut
-    pelaporan
-    penugasan
-    pembinaan dan pengawasan
-    forum komunikasi
-    promosi kader

Mohon tambahan, koreksi dan pengayaan dari teman-teman. Jazakumullah
Disarikan dari Buku Sistem Perkaderan Muhammadiyah karangan MPK PP Muh periode 2005-2010.




0 komentar:

Poskan Komentar